24 Juli 2024
Seorang Siswa SMP Asal Gogorante Meninggal Tersengat Listrik Area Cafe

Seorang Siswa SMP Asal Gogorante Meninggal Tersengat Listrik Area Cafe

Kediri, demonstran.id – Seorang pemuda warga Desa Gogorante Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri meninggal dunia diduga karena tersengat aliran listrik di timur gedung convention hall SLG yang berada di Desa Sumberejo Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri (area caffe yang disewa oleh Tony Wiyono), Minggu (24/4) sekira pukul 05.30 Wib.

Kapolsek Ngasem Iptu Dyan Purwandi, S.H. mengatakan bahwa korban berusia 14 tahun itu bernama Revan Dimas Saputra, seorang pelajar di SMPN 5 Kediri.

“Pada hari Minggu tanggal 24 April 2022 sekira jam 04.30 Wib korban bersama saksi 1 Rehan Putra Andika (13) dan saksi 2 Indra Bagus (13), setelah makan sahur berjalan kaki dari Ds. Gogorante untuk menuju ke seputaran SLG bersama rekannya yang lain,” terang Kapolsek Ngasem Ipti Dyan Purwandi, S.H.

Dan sekira jam 05.15 Wib lanjut Ipti Dyan, rombongan tersebut melintas di jalan selatan gedung convention hall SLG yang diketahui bahwa pada saat itu korban tanpa seijin temannya yang lain langsung lari ke arah utara masuk ke area caffe yang disewa oleh Tony Wiyono, (38), Dusun Paron Kel/Ds. Paron Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri dan diketahui oleh saksi 1 dan saksi 2.

“Namun sekira pukul 05.30 Wib terdengar teriakan minta tolong dari dalam area caffe tersebut lalu saksi 1 dan saksi 2 datang dan melihat korban sudah tergeletak dengan kondisi sudah kaku,” ucapnya.

Lebih lanjut Kapolsek Ngasem mengatakan korban meninggal dunia diduga tersengat aliran listrik karena diketahui pada lengan korban sebelah kanan menempel pada besi kanopi caffe.

” Mengetahui kejadian tersebut kedua saksi kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada Dwi petugas satpol pp yang selanjutnya dilaporkan ke Polsek Ngasem,” tambahnya. 

Petugas yang mendapatkan informasi terkait kejadian tersebut langsung menuju ke lokasi kejadian guna melakukan olah TKP serta melakukan pemeriksaan terhadap korban.

” Petugas bersama tim inafis Polres Kediri serta dokter Puskesmas Ngasem langsung melakukan evakuasi terhadap korban dengan melakukan visum luar,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan pada tubuh korban tidak ditemukan tanda tanda bekas penganiayaan, korban murni meninggal dunia karena tersengat aliran listrik hal ini dibuktikan dengan adanya luka gosong di lengan korban sebelah kanan yang menempel di besi kanopi yang diduga dialiri aliran listrik.

” Kabel yang terpasang di sebelah barat caffe / tempat duduk outdoor para pengunjung diketahui menempel di besi kanopi di mungkinkan ada kabel yang konslet atau terkelupas,” pungkasnya.(yy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *