25 Juli 2024
Diduga Berperilaku Tak Senonoh, Seorang Dosen Disanksi Penurunan Jabatan

Diduga Berperilaku Tak Senonoh, Seorang Dosen Disanksi Penurunan Jabatan

Kediri, demonstran.id – Dunia pendidikan kembali digegerkan dengan kabar miring atas perilaku menyimpang yang dilakukan oleh tenaga pendidik. 

Di mana, terdapat salah satu oknum tenaga pendidik di Perguruan Tinggi Institut Agama Islam Negeri Kota Kediri atau IAIN, yang terlibat kasus pelecehan seksual terhadap mahasiswanya.

Diketahui, tenaga pendidik tersebut ialah M A. M A yang juga menjabat sebagai Kepala Program Studi (Kaprodi) pada jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) itu memanfaatkan jabatannya untuk bertindak tak senonoh terhadap mahasiswanya dengan dalih melakukan bimbingan skripsi.

Sementara itu, kasus pelecehan seksual yang terjadi di lingkungan IAIN inipun dibenarkan oleh Sardjuningsih selaku Kepala Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) IAIN Kota Kediri. Sardjuningsih mengaku, kasus ini terungkap, atas adanya laporan korban yang tak lain adalah mahasiswa IAIN.

“Kami menerima laporan dari mahasiswi pada awal bulan Agustus dan langsung ditanggapi rektorat dengan cara pemeriksaan secara bertahap,” ujarnya, Senin (23/8).

Pihaknya menjelaskan, laporan pelecehan yang diterima berupa screenshot chat dan voice recording. Berdasarkan kesaksian korban, modus yang dipakai pelaku yaitu mengajak ke rumah dengan maksud membimbing penulisan skripsi. Korban juga tidak diperbolehkan mengajak teman.

“Sebenarnya, dosen tersebut sudah berulang kali diperingatkan pihak fakultas terkait namun tidak dihiraukan,” kata Sardjuningsih.

Lebih lanjut, Sardjuningsih mengatakan, atas perilaku yang dilakukan oleh oknum dosen tersebut, pihak perguruan tinggi setempat memberikan sejumlah sanksi. Ada tiga sanksi yang diberikan terhadap oknum dosen tersebut diantaranya penurunan jabatan sebagai Kaprodi, tidak diperkenankan naik jabatan selama kurun waktu tiga tahun dan tidak diperkenankan untuk membimbing skripsi selama dua semester.(glh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *