22 Juli 2024
Seorang Pelajar Ditemukan Meninggal Gantung Diri Di Kandang Sapi

Seorang Pelajar Ditemukan Meninggal Gantung Diri Di Kandang Sapi

Kediri, demonstran.id – Seorang pelajar warga desa Gadungan RT. 003 Rw. 001 Kecamatan Wates Kabupaten Kediri, ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri, Sabtu (26/2) sekira pukul 18.00 WIB.

Adapun identitas pelajar tersebut yakni Ananda Oktavia (18). Korban ditemukan mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di Kandang sapi milik Kateni yang merupakan ayah tiri korban warga Dusun Bumirejo Desa Kunjang Kec. Ngancar Kab. Kediri.

Kapolsek Ngancar Polres Kediri, AKP Priyo Eko Haryono, SH saat dikonfirmasi mengatakan bahwa kejadian tersebut diketahui pertama kali oleh saksi yakni Kateni yang merupakan ayah tiri korban, hendak memberi makan sapi, saat itu saksi hendak mengambil pakan dan melihat korban sudah tergantung dipojok kandang sapi.

” Melihat anak tirinya gantung diri, saksi kemudian berteriak minta tolong dan langsung bergegas menolong korban bersama Yuliatin (ibukandung korban), namun nyawa korban sudah tidak tertolong,” terang Kapolsek Ngancar AKP. Priyo Eko Haryono.

Selanjutnya Saksi melaporkan ke Perangkat Desa, yang kemudian diteruskan lapor ke Polsek Ngancar.

” Mendapatkan laporan adanya warga gantung diri, petugas langsung menuju ke lokasi kejadian bersama tim dokter Puskesmas setempat serta tim Inafis Polres Kediri guna melakukan evakuasi dan pemeriksaan terhadap korban,” tambahnya.

Dari hasil pemeriksaan pada tubuh korban tidak ditemukan tanda tanda kekerasan atau penganiayaan serta korban juga tidak mempunyai penyakit yang berat dan tidak mengalami gangguan jiwa.

” Korban saat ditemukan dalam posisi menggantung dengan seutas tali tampar plastik berwarna biru sepanjang 270 cm, yang diikatkan di kayu balok ring atap kandang sapi dengan ketinggian 2 M dari bawah tanah, ikatan tali dari blandar ke leher sepanjang 60 cm dengan ikatan simpul hidup,” imbuhnya.

Untuk motif korban nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri hingga saat ini masih belum diketahui.

” Namun keluarga korban sudah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak akan menuntut kepada siapa pun, sementara itu jenazah korban langsung dimakamkan oleh keluarga,” pungkasnya.(yy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *