24 Juli 2024
Seorang Kuli Bangunan Di Tarokan Ditangkap Polisi Karena Narkoba

Seorang Kuli Bangunan Di Tarokan Ditangkap Polisi Karena Narkoba

Kediri, demonstran.id – RW (30) Seorang kuli bangunan warga Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri berhasil diamankan petugas Sat Res Narkoba Polres Kediri Kota. Lantaran diduga telah mengedarkan obat keras jenis Pil dobel L. Dari tangan tersangka petugas berhasil mengamankan barang bukti pil dobel l sebanyak 900 butir.

Kasi Humas Polres Kediri Kota Iptu Henry S.H. mengatakan bahwa petugas berhasil mengamankan pelaku berkat informasi dari masyarakat yang merasa resah dengan peredaran narkoba diwiyah tersebut.

“Selanjutnya petugas melakukan serangkaian penyidikan dan berhasil mengamankan pelaku saat berada di rumahnya pada Selasa (8/3) lalu,” ungkap Iptu Henry, Kamis (10/3).

Iptu Henry menambahkan saat melakukan penangkapan di rumah pelaku petugas selain mengamankan pelaku juga melakukan penggeledahan dan berhasil mengamankan barang bukti.

“Barang bukti yang berhasil diamankan petugas yakni pil dobel l sebanyak 900 butir yang disimpan di kamarnya. Selain itu juga ditemukan 9 plastik kosong yang akan digunakan untuk membungkus pil dobel L tersebut,” tambahnya.

Berdasarkan hasil penyidikan, tersangka menjual pil dobel L karena kebutuhan ekonomi.

“Tersangka ini mencari keuntungan dari menjual pil dobel L. Berdasarkan pengakuannya dari hasil keuntungan menjual pil dobel l tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” ucap Iptu Henry.

Pelaku beserta barang bukti langsung diamankan ke Mapolresta Kediri huna penyidikan lebih lanjut. Dan hingga saat ini Sat Res Narkoba Polres Kediri Kota masih melakukan pengembangan terhadap jaringan peredaran obat keras ini.

“Atas perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan Pasal 196 UU RI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan,” pungkasnya.(yy)

“Ancaman hukuman pidana penjara paling lama 10 tahun dan Denda paling banyak Rp 1 milyar,” ungkap Iptu Henry.(yy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *