22 Juli 2024
Pencurian Terjadi Di Purwoasri, Korban Luka Terkena Benda Tajam

Pencurian Terjadi Di Purwoasri, Korban Luka Terkena Benda Tajam

Kediri, demonstran.id – Warga Dusun Pujomarto Desa Ketawang Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri dikagetkan adanya pencurian dengan kekerasan yang membuat pemilik rumah terluka goresan akibat benda tajam.

Kejadian tersebut menimpa rumah Suroto (62) warga Dusun Pujomarto Desa Ketawang Kecamatan Purwoasri, Rabu (27/4) sekira pukul 19.10 WIB. Korban yakni Susiani, (58) yang merupakan istri Suroto yang mengalami luka goresan benda tajam ditangan sebelah kiri.

Kapolsek Purwoasri Polres Kediri AKP Irfan Widodo mengatakan bahwa memang benar di wilayahnya telah terjadi tindak pidana curas yang mengakibatkan korban terluka goresan benda tajam.

” Kejadian tersebut bermula saat suami korban (Suroto) pada saat terdengar suara azan Isyak langsung berangkat ke masjid untuk taraweh dengan mengunci pintu depan dan samping sedangkan korban sendirian di rumah, namun selang beberapa menit ada yang mengetuk pintu samping dengan keras, korban mengira keponakan/ saudara yang mengetuk,” terang Kapolsek Purwoasri AKP. Irfan Widodo.

Lebih lanjut, Kapolsek Purwoasri menambahkan korban yang mendengar ada yang mengetuk pintu kemudian membuka pintu belakang karena pintu depan dan samping terkunci. Pada saat pintu terbuka masuk dua orang pelaku ke dalam rumah korban, satu orang yang memakai baju kemerahan mendekap korban sambil berkata “ndi nggone duwit” dijawab korban “aku ga nduwe duwit”. Satu orang lainnya masuk ke kamar belakang mengacak isi lemari namun tidak menemukan sesuatu.

” Tidak menemukan apa yang dicari, pelaku kemudian meminta perhiasan yang dipakai korban berupa 1 ( satu ) buah gelang berat sekitar 10 gram dan 2 ( dua ) buah cincin berat sekitar 4 gram. Kalung yang dipakai korban ditarik pelaku namun putus dan tidak dibawa,” lanjutnya.

AKP. Irfan Widodo menambahkan setelah berhasil membawa perhiasan korban, dua orang pelaku tersebut langsung melarikan diri memakai sepeda motor kearah Barat.

” Lepas dari pelaku korban kemudian berteriak minta tolong sehingga warga sekitar berdatangan. Mendengar ada keributan suami korban ( Suroto ) pulang dan bersama Sekdes Sutarji, (50) warga Dusun Pujomarto Desa Ketawang langsung membawa korban ke RSKK Pare untuk mengobati lukanya,” tambahnya.

Adapun ciri ciri pelaku berdasarkan keterangan korban yakni dua orang laki laki perawakan sedang, umur sekitar 30an tahun, satu orang memakai baju warna kemerahan memakai helm dan bermasker, satu orang memakai baju warna kurang jelas memakai helm dan bermasker.

“keduanya memakai celana panjang dan membawa senjata tajam (sejenis sabit),” ucapnya.

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian material perhiasan seberat sekitar 14 gram senilai sekitar Rp. 8.400.000,- ( delapan juta empat ratus ribu rupiah )

” Selain motif materi masih didalami motif lain untuk mengungkap pelaku,” pungkasnya.(yy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *