24 April 2024
Kecam Kasus Pelecehan Seksual Di Kampusnya, Mahasiswa IAIN Kediri Demo

Kecam Kasus Pelecehan Seksual Di Kampusnya, Mahasiswa IAIN Kediri Demo

Kediri, demonstran.id – Sejumlah mahasiswa IAIN Kediri menggelar aksi unjuk rasa mengecam adanya pelecehan seksual yang terjadi di kampusnya. Sedikitnya ada lima orang mahasiswi yang diduga telah menjadi korban tindak asusila oleh sejumlah tenaga pengajar.

Ketegangan antara mahasiswa dengan satuan pengamanan kampuspun terjadi saat mahasiswa memaksa masuk ke gedung rektorat lantaran dari pihak kampus tak ada yang mau menemui kalangan mahasiswa. Mahasiswa yang merasa terhalangi petugas akhirnya terlibat aksi saling dorong.

Berdasarkan pantauan di lapangan, massa aksi ini tergabung ke dalam aliansi mahasiswa peduli perempuan pelecehan seksual. Sembari membawa poster berisi tuntutan, mereka juga mengecam maraknya kasus dugaan pelecehan seksual yang terjadi akhir-akhir ini.

Kholifah Putri, salah satu perwakilan aksi mengaku, jika dirinya bersama mahasiswa lainnya menuntut agar kasus pelecehan seksual yang terjadi di IAIN dapat diusut tuntas.

Menurut Putri, sedikitnya ada lima orang mahasiswi yang diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh sejumlah tenaga pengajar. Mereka diperlakukan tak senonoh saat mengikuti bimbingan skripsi.

“Akan tetapi kami disini kecewa, karena pihak rektorat baru menindak satu orang pelaku saja. Maka dari itu, mereka mendesak pihak rektorat bertindak tegas, tanpa menunggu adanya laporan tertulis dari para korban,” ujarnya.

Putri berharap, agar pihak kampus memfasilitasi LBH dan pendampingan psikologis terhadap para korban.

Lebih lanjut, Putri mengaku jika dirinya memberikan waktu kurang lebih 7 hari kepada pihak kampus untuk segera menyelesaikan kasus yang terjadi di IAIN termasuk sejumlah pelaku tambahan yang disinyalir turut andil dalam kasus pelecehan seksual tersebut.

“Kami beri batas waktu pihak kampus untuk segera menyelesaikan kasus ini. Bila dalam kurun waktu tujuh hari ini tidak ada perkembangan penanganan yang signifikan, maka kami akan datang dengan jumlah lebih banyak lagi,” ungkapnya.

Sementara itu, atas aksi unjuk rasa ini, pihak rektorat IAIN Kediri belum bisa dimintai keterangan terkait kasus dugaan pelecehan seksual.(glh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *