25 Juli 2024
Bus Pariwisata Tertabrak KA, Empat Penumpang Meninggal Dunia

Bus Pariwisata Tertabrak KA, Empat Penumpang Meninggal Dunia

Tulungagung, demonstran.id – Kecelakaan maut kembali terjadi, kali ini kecelakaan yang melibatkan bus Harapan Jaya Nopol AG 7679 US dengan KA Dhoho Penataran lokomotif 351 jurusan Surabaya. Kecelakaan tersebut terjadi di Jln. Umum masuk Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Minggu (27/02/2022) sekitar pukul 05.16 WIB.

Kecelakaan tersebut, mengakibatkan 4 penumpang meninggal dunia dan penumpang lainnya menderita luka luka, sedangkan kendaraan mengalami rusak parah. 

Keseluruhan korban telah dievakuasi ke rumah sakit dr. Iskak Tulungagung.

Bus tersebut bermuatan penumpang sebanyak 41 orang dari total 128 orang karyawan dari seluruh rombongan dari toko Sri rejeki Ds Ketanon yang tergabung 3 cabang yang hendak berpariwisata dengan tujuan Jatim park 1 kota Batu. 

Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto, SH, SIK MH bersama Kasat lantas dan Kapolsek Kedungwaru serta petugas dari laka lantas Polres Tulungagung yang hadir di lokasi kecelakaan memberikan keterangan,  terkait kronologi kejadian bahwa oada hari Minggu tanggal 27 Pebruari 2022 sekira pukul 05.15 wib bus harapan jaya yang membawa rombongan total 3 bus dari titik kumpul toko Sri rejeki desa ketanon sejumlah 128 orang, namun bus ke 2 yang membawa penumpanhg 41 orang yang akan berpariwisata tujuan Jatim park 1 kota Batu berangkat dan melintas di jalan desa ketanon dari arah barat menuju ke timur 

‘Sesampainya di perlintasan kereta api tidak berpalang pintu dari arah selatan melintas kereta api penataran dhoho sehingga tepat di perlintasan terjadi tabrakan yag mengenai di bagian bus belakang sehingga mengakibatkan bus harapan jaya terseret sejauh 10 meter dari kejadian,” terang Kapolsek Tulungagung AKBP Handono Subiakto, SH, SIK MH.

Lebih lanjut AKBP Handono menambahkan bahwa berdasarkan keterangan saksi yang mengetahui kejadian bahwa pada saat bus mau melintas di perlintasan kereta api lampu alrm tidak bunyi.

” Namun saat badan bus sudah setengah lebih melintas dan mesin bus mati lampu alarm perlintasan baru bunyi,” tambahnya.

Mengetahui adanya kejadian tersebut, masyarakat yang langsung melaporkan ke polsek Kedungwaru.

“Diduga pengemudi Bus Harapan Jaya saat melintasi persimpangan kereta api tanpa palang pintu, kurang memperhatikan adanya kereta api yang hendak melintas. Sehingga kecelakaan maut tersebut terjadi,” terang AKBP Handono.

Saat ini sopir bus Harapan Jaya dengan inisial SDI dan masinis KA Dhoho Penataran lok 351 berinisial SW serta asistennya yang bernisial HD langsung diamankan ke Mapolres Tulungagung guna menjalani pemeriksaan diruang Unit Laka Lantas Satlantas Polres Tulungagung.

“Sementara itu untuk para korban yang luka luka sudah dibawa ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan medis. Sedangkan korban meninggal dunia sedang kita lakukan otopsi,,” pungkasnya.(yy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *