2 Februari 2023
Pemilu 2024, Jumlah Kursi Legislatif Kota Kediri Masih Sama

Pemilu 2024, Jumlah Kursi Legislatif Kota Kediri Masih Sama

Kediri, demonstran.id – Divisi Teknis Penyelenggaraan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri, Nia Sari menyatakan, pengaturan kursi daerah legislatif di Kota Kediri untuk Pemilu 2024 masih tetap sama seperti Pemilu tahun 2019.

Dimana, jumlah kursi legislatif di Kota Kediri terdapat 30 kursi.

Menurut Nia, ketatapan itu berdasarkan keputusan KPU RI nomor 457 terkait dengan jumlah penduduk. 

Di Kota Kediri, disebutkan oleh Nia, jika jumlah penduduk berdasarkan data agregat kependudukan semester 1 tahun 2022 yang disampaikan Kemendagri kepada KPU sebanyak 293287 orang atau masih di bawah 300 ribu jiwa. Sehingga, alokasi kursi dinyatakan masih tetap sama seperti Pemilu di tahun 2019, yakni 30 kursi.

Lebih lanjut, Nia mengungkapkan, meskipun alokasi kursi dinyatakan masih tetap sama, tetapi pada proses penyusunan daerah pemilihan (Dapil), KPU Kota Kediri diminta untuk mengajukan minimal 3 rancangan. Salah satu rancangan itu merupakan existing dari jumlah dapil pada Pemilu 2019. Sedangkan untuk dua rancangan alternatif lainnya, KPU memiliki opsi untuk menambah jumlah dapil, dari semula 3 dapil, nantinya akan ditambah menjadi 4 dapil. 

Menurut Nia, opsi tersebut dimunculkan, berdasarkan proporsionalitas pemilu terhadap alokasi jumlah kursi di masing-masing kecamatan, yakni Kecamatan Pesantren 9 kursi, Kecamatan Kota 9 kursi, dan Kecamatan Mojoroto akan dibagi menjadi 2 dapil, dengan pembagian Mojoroto 1 terdapat 6 kursi dan Mojoroto 2 terdapat 6 kursi.

“Bila melihat proposionalitas alokasi kursi di masing-masing dapil minimal 6 sampai 10 kursi. Nah, karena di Mojoroto terdapat 12 kursi, maka ini ada opsi rancangan untuk kita pecah menjadi dua dapil,” terangnya.

Lebih lanjut, Nia membeberkan, untuk draft pemecahan dapil Mojoroto 1 meliputi Kelurahan Bandar Lor, Kelurahan Bandar Kidul, Kelurahan Banjarmlati, Kelurahan Campurejo, Kelurahan Lirboyo, Kelurahan Pojok dan Kelurahan Tamanan. Sedangkan, untuk Mojoroto 2 terdiri dari Kelurahan Dermo, Kelurahan Mrican, Kelurahan Gayam, Kelurahan Ngampel, Kelurahan Bujel, Kelurahan Sukorame, dan Kelurahan Mojoroto.

“Namun ini masih berupa opsi rancangan, di mana hal itu juga masih perlu dilakukan uji dan tanggapan publik, beserta kembali menjadi keputusan di ranah KPU RI,” bebernya.(glh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *