24 Juni 2024
Malam Nanti, Masyarakat Kediri Dapat Melihat Fenomena Bulan Berdarah

Malam Nanti, Masyarakat Kediri Dapat Melihat Fenomena Bulan Berdarah

Kediri, demonstran.com – Ketua Kediri Astronomi Club, Ulfa Zulaikah menyampaikan kepada masyarakat daerah setempat apabila berkeinginan untuk menyaksikan fenomena bulan berdarah atau super-blood moon agar bersiap mulai pukul 18 WIB. Fenomena super-blood moon adalah gerhana bulan total yang terjadi saat bulan berada pada jaraknya yang terdekat dari bumi alias supermoon.

Fenomena Gerhana Bulan Total ini juga dapat disebut sebagai bulan berdarah, lantaran saat terjadi gerhana cenderung muncul warna kemerahan pada Bulan. Warna kemerahan inilah yang jadi sumber penamaan “blood” atau berdarah.

Fenomena gerhana bulan total itu terjadi pada Rabu 26 Mei 2021 nanti dan menjadi satu-satunya yang terjadi sepanjang tahun ini. Super-blood moon terakhir kali terjadi pada 21 Januari 2019 lalu dan baru akan terjadi lagi nanti pada Mei 2022. “Untuk melihat fenomena super blood moon itu bisa dilakukan dengan mata telanjang, dan sebaiknya bersiap sejak pukul 18.00 WIB,” katanya.

Karena lanjut Ulfa, puncak gerhana bulan total terjadi pada pukul 18.18 Wib dan diprediksi akan berakhir pada pukul 20.15 Wib.

Dikatakan oleh Ulfa, memang untuk menyaksikan fenomena gerhana ini bisa dilakukan dengan mata telanjang. Sebab, Gerhana Bulan tidak seperti Gerhana Matahari yang intensitas cahayanya bisa membahayakan mata.

Perbedaan intensitas cahaya ini lantaran Bulan hanya mendapat cahaya dari pantulan sinar Matahari. Bukan sebagai sumber cahaya seperti halnya Matahari.(glh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *