4 Maret 2024
Diversifikasi Pangan Berkualitas untuk Kurangi Konsumsi Beras

Diversifikasi Pangan Berkualitas untuk Kurangi Konsumsi Beras

Kediri, demonstran.id – Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kediri bersama Dinas Katahanan Pangan dan Pertanian Provinsi Jawa Timur melaksanakan Pangan Murah Berkualitas di halaman kantor Desa Sumberejo Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri, Selasa (8/2)

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Provinsi Jawa Timur Hadi Sulistyo, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kediri, drh. Tutik Purwaningsih, Camat Ngasem Ary Budianto serta warga di tiga desa yang ada di Kecamatan Ngasem.

Kepala Dinas Ketahan Pangan dan Pertanian Provinsi Jawa Timur Hadi Sulistyo mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan diversifikasi pangan yang merupakan upaya untuk mendorong masyarakat agar memvariasikan makanan pokok yang dikonsumsi sehingga tidak terfokus pada satu jenis saja. Dalam hal ini merupakan program dari Gubernur Jawa Timur.

” Konsep diversifikasi hanya terbatas pangan pokok, sehingga diversifikasi konsumsi pangan diartikan sebagai pengurangan konsumsi beras yang dikompensasi oleh penambahan konsumsi bahan pangan non beras,” terang Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Provinsi Jawa Timur Hadi Sulistyo.

Sementara itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan Drh. Tutik Purwaningsih ditemui disela – sela kegiatan ini mengungkapkan bahwa kegiatan diversifikasi pangan lokal maupun kegiatan gerakan pangan lokal ini dapat menjadi stimulus bagi pelaku usaha.

” Khususnya PKK agar terus berinovasi dan juga mengeksplor potensi pangan lokal yang ada di Kabupaten Kediri” ucapnya.

drh. Tutik Purwaningsih serta mewakili Pemerintah Kabupaten Kediri mengucapkan terimakasih kepada Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Provinsi Jawa Timur semoga kegiatan ini menjadi barokah bisa berguna bagi masyarakat Kediri ditengah situasi yang sulit ini.

Dalam gelar pangan murah berkualitas tersebut tampak deretan stand yang menyediakan berbagai bahan kebutuhan mulai dari beras, bawang merah, bawang putih, serta gula dengan harga dibawah harga pasar selain itu juga terdapat bahan yang selama ini diburu masyarakat yakni minyak goreng dengan harga yang telah ditentukan pemerintah.

” Warga dapat membeli minyak goreng ataupun bahan makanan lainnya dengan harga murah dengan menggunakan kupon yang sudah diberikan oleh pihak desa,” imbuh Tutik.

Utami salah satu warga yang datang membeli bahan makanan tersebut merasa senang.

” Saya senang sekali dengan adanya pasar murah ini, meskipun dibatasi pembeliannya,” pungkasnya.(yy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *