2 Februari 2023
Diduga Bacok Temannya, Seorang Warga Diamankan Polisi

Diduga Bacok Temannya, Seorang Warga Diamankan Polisi

Kediri, demonstran.id – AS (40) warga Desa Kunjang Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri ditangkap petugas unit Reskrim Polsek Ngancar. Ia diamankan lantaran melakukan tindak penganiayaan dengan membacok temannya.

Kapolsek Ngancar AKP Priyo Eko Hariono mengatakan korban pembacokan itu bernama PR (53) warga Desa Gedangsewu Kecamatan Pare Kabupaten Kediri.

“Saat ini korban masih menjalani perawatan medis di rumah sakit,” ucap AKP Priyo,

Lebih lanjut AKP Priyo, mengatakan bahwa peristiwa itu bermula saat pelaku pulang bekerja. Pelaku tidak langsung pulang ke rumah melainkan mampir dirumah temannya yakni Tegel di Desa Kunjang Kecamatan Ngancar.

Diwaktu bersamaan pelaku melihat korban sedang berada di depan rumah tersebut.

“Korban dan pelaku ini saling kenal. Pada saat itu keduanya terjadi cek-cok mulut karena kesalahpahaman tentang pembicaraan komunikasi di Whatshapp,” ucap Kapolsek Ngancar.

Korban merasa emosi langsung memukul pelaku. Pelaku yang tidak terima sehingga menuju ke rumah temannya yakni Mojo yang tak jauh dari lokasi. Saat itulah, pria berusia 40 tahun itu mengambil sebilang parang di dalam kamar.

“Selanjutnya kembali menghampiri korban dan melayangkan  sebilah parang kekorban sebanyak tiga ayunan hingga mengenai tubuh korban,” bebernya.

Atas kejadian tersebut tubuh korban mengalami sejumlah luka pada bagian pinggang samping kiri belakang, jempol tangan kiri, dan perut.

Korban yang berhasil kabur langsung dilarikan menuju RSUD SLG untuk menjalani perawatan inap dari dokter. 

Selanjutnya peristiwa tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Ngancar, 

“Pelaku berhasil diamankan beserta barang bukti sebilah parang dengan panjang 70 sentimeter bergagang hitam bersarung warna coklat,” ungkap Kapolsek Ngancar.

AKP Priyo menambahkan, berdasarkan dari keterangan pelaku. Pelaku menyuruh korban untuk membuka kontak whatshapp-nya yang diblokir.

Tak hanya itu, AS sebelumnya juga sempat menghubungi korban ataupun lewat whatsapp, namun tidak ada jawaban.

Bahkan, pada waktu itu pelaku dalam keadaan terpengaruh oleh minuman keras (miras).

“Atas perbuatannya pelaku dijerat pasal UU Darurat no.12 thn 1951 psl 2 ayat 1 dan atau pasal 351 ayat 2 KUHP,” pungkas Kapolsek Ngancar.(yy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *