2 Februari 2023
Asyik Nyabu, Warga Mojoroto Ditangkap Polisi

Asyik Nyabu, Warga Mojoroto Ditangkap Polisi

Kediri, demonstran.id – AS (34) warga Kecamatan Mojoroto Kota Kediri ditangkap Sat Res Narkoba Polres Kediri Kota. Pria yang keseharian bekerja serabutan ini ditangkap lantaran diduga telah mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu.

Kasi Humas Polres Kediri Kota Ipda Nanang Setiawan S.H. mengatakan bahwa penangkapan terduga pelaku tersebut merupakan tindaklanjut dari informasi yang diterima Sat Res Narkoba Polres Kediri Kota. Diduga AS merupakan seorang pengedar narkoba jenis sabu-sabu.

“Sebelumnya petugas Sat Resnarkoba Polres Kediri Kota mendapatkan informasi perihal peredaran Narkotka jenis shabu di wilayah Kelurahan Mrican Kota Kediri, selanjutnya dilakukan serangkaian penyelidikan dan ternyata benar informasi tersebut,” ungkap Ipda Nanang.

Dari hasil penyelidikan tersebut, lanjut Ipda Nanang, petugas berhasil mengamankan terduga pelaku yang waktu itu sedang nyabu di dalam kamar.

” Dari penangkapan tersebut petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa narkotika jenis shabu sebanyak 14 paket yang disimpan diatas lemari kamar rumahnya,” lanjutnya.

Adapun barang bukti yang disita oleh perugas diantaranya yakni 14 klip sabu dengan rincian 6 paket dengan berat 0,30 gram per paket; 3 paket dengan berat 0,38 gram per paket dan 4 paket dengan berat 0,58 gram per paket dan 1 paket sabu dengan berat 0,98 gram.

” Selain itu petugas juga mengamankan 1 buah timbangan digital, 2 pack plastik kosong, 1 tas kecil, 1 buah pipet, seperangkat alat hisap dan 1 buah ponsel sebagai barang bukti,” ucapnya.

“Total sabu yang diamankan dengan sebanyak 14 paket dengan berat kotor 6,24 gram,” tambah Ipda Nanang.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku jika dirinya hanya berperan sebagai kurir. Setiap transaksi yang dilakukan dikendalikan oleh seseorang yang saat ini masih menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) Sat Res Narkoba Polres Kediri Kota.

Setiap transaksi AS mendapatkan komisi sebesar Rp 150 ribu. Selain mendapatkan komisi uang, AS juga diberikan sabu-sabu seberat 0,18 gram setiap transaksi sebagai komisi. Tersangka dan barang bukti diamankan ke Mako Polres Kediri Kota untuk penyidikan lebih lanjut.

” Atas Perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1) Subs Pasal 112 Ayat (1) UURI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman pidana penjara paling lama 12 tahun,” pungkasnya. (yy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *