29 November 2022
Aniaya Teman Wanitanya, Seorang Pemuda Diamankan Polsek Pagu

Aniaya Teman Wanitanya, Seorang Pemuda Diamankan Polsek Pagu

Kediri, demonstran.id – Seorang pria dengan inisial BN (21) warga Desa Kambingan Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri harus berurusan dengan petugas Polsek Pagu Polres Kediri. Pria tersebut diduga telah melakukan penganiayaan terhadap seorang perempuan yang berinisial HNF (27) warga Desa Kambingan Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri, Kamis (25/8/2022) lalu. Kejadian tersebut sendiri dilaporkan pada Minggu tanggal 28 Agustus 2022 lalu.

Kapolsek Pagu Polres Kediri, AKP. Agus Sudarjanto mengatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait dengan tindak pidana penganiayaan.

“Mendapatkan laporan tersebut, selanjutnya petugas melakukan serangkaian penyelidikan dan berhasil mengamankan terduga BN di kediamannya dan sudah dilakukan ungkap perkara atas penganiayaan,” terang Kapolsek Pagu, AKP Agus Sudarjanto.

AKP. Agus menuturkan bahwa kejadian penganiayaan tersebut berawal saat  pelaku mengajak korban berhenti di atas jembatan usai dijemput dari rumah temannya, tepatnya di pinggir jalan umum Desa Kambingan Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri. Saat itu  pelaku bertanya kenapa korban tidak merespon chat whatsapp yang ia kirimkan beberapa hari terakhir ini. 

” Oleh korban, pelaku dijawab karena korban masih sibuk bekerja,” jelasnya.

Mendengar jawaban tersebut,  terduga pelaku merasa tak puas dan marah. Selanjutnya ia mengunci dan memiting leher korban dari belakang kemudian mendorong korban ke sungai hingga hampir terjatuh. Namun saat itu pelaku masih memegangi celana korban dan menarik kembali korban ke atas.

Setelah mengalami kejadian tersebut, korban kemudian  pergi dari tempat tersebut tetapi pelaku menarik korban dan membanting korban di aspal jalan. Korban yang hendak berdiri dibanting lagi hingga membentur aspal jalan. 

“Korban merasa kesakitan sehingga tidak bisa berdiri dan korban duduk di aspal jalan selanjutnya korban kembali di seret/tarik ke tempat semula kemudian dibenturkan palang penutup jembatan yang terbuat dari besi ringan (galvalum). Kemudian korban diantar pulang dengan mengendarai sepeda motor sendiri-sendiri sampai rumah korban,” papar Agus. 

Lebih lanjut AKP Agus memgatakan selain melakukan penganiayaan, terduga pelaku juga dilaporkan atas dugaan pemaksaan memasuki rumah tanpa hak yang terjadi pada hari Kamis tanggal Senin, 08 Agustus 2022 sekira 15.30 WIB lalu. 

“Pelaku ini telah melakukan perbuatan memaksa memasuki rumah korban tanpa hak dengan cara memanjat tembok dan membongkar genteng 4 (empat) dikarenakan menggedor gedor pintu rumah dan oleh korban tidak dibukakan,” ungkapnya. 

Pihak kepolisian juga telah mengamankan barang bukti seperti hasil Visum dari Rumah Sakit Bhayangkara Kediri, patahan kayu dipan (Tempat Tidur), pisau dapur dan 4 empat buah genteng rumah. 

“Atas perbuatan tersangka Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 351 dan atau 335 KUH Pidana dan telah diamankan di Mapolsek Pagu untuk dilakukan pemeriksaan,” pungkasnya.(yy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *